Gila! RUU Baru Iran Hargai Nyawa Trump dan Netanyahu Rp1 Triliun

AKURAT BANTEN– Eskalasi geopolitik di Timur Tengah benar-benar pecah ke level yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.
Parlemen Iran dilaporkan tengah menggodok sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) ekstrem yang terbilang gila dan nekat: menyiapkan dana segar hingga USD 58 juta atau setara dengan Rp1 triliun sebagai hadiah sayembara bagi siapa saja yang berhasil menghabisi nyawa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Langkah melegalkan perburuan nyawa pemimpin negara asing lewat jalur legislatif resmi ini langsung memicu gelombang kepanikan global.
Dunia kini dihantui ancaman nyata meletusnya Perang Dunia Ketiga.
Kami akan menetapkan hadiah bagi siapa pun yang mengirim Trump dan Netanyahu ke neraka. — Mahmoud Nabavian, Anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran.
Berikut adalah fakta-fakta mencengangkan di balik draf aturan paling kontroversial abad ini yang membuat dunia menahan napas.
Baca Juga: Seteru Makin Memanas! Roy Suryo Cs Jebloskan Laporan Pidana untuk Rismon Sianipar dan Sang Istri
1. Di balik Kode Hukum "Tindakan Balasan"
Wacana radikal ini bukan sekadar gertakan politik atau gertak sambal di media sosial.
Sayembara ini lahir dalam draf resmi parlemen yang diberi nama "Tindakan Balasan oleh Militer dan Pasukan Keamanan Republik Islam".
Ketua Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengonfirmasi bahwa rancangan ini dipersiapkan sebagai landasan hukum resmi negara.
Parlemen pun dikabarkan akan segera melakukan pemungutan suara (voting) untuk meresmikan angka fantastis tersebut.
Baca Juga: Eksklusif! Jokowi Turun Gunung Keliling Indonesia Demi PSI, Pengamat: Bisa Jadi Bumerang Fatal!
2. Dipicu Dendam Kesumat Insiden Teheran
Mengapa Iran senekat ini? Gejolak ini merupakan akumulasi kemarahan menyusul insiden besar di Teheran pada akhir Februari lalu, yang disebut-sebut menewaskan jajaran petinggi militer penting Iran.
Teheran menuduh operasi intelijen gabungan Washington dan Tel Aviv berada di balik sabotase fatal tersebut.
Sayembara senilai Rp1 triliun ini dipandang sebagai satu-satunya cara "impas" bagi Iran untuk membalas harga diri bangsa yang terluka.
3. Gerakan "Kill Trump" Masif di Dunia Maya
Selain jalur formal parlemen, mesin propaganda Iran juga bergerak agresif secara paralel di ruang digital:
Kelompok Hacker 'Handala': Kelompok perang siber pro-pemerintah ini mengklaim telah mengamankan dana mandiri sebesar USD 50 juta untuk memburu agen-agen AS dan Israel.
Media Resmi 'Masaf': Media yang berafiliasi dengan sayap kanan Iran gencar mengampanyekan gerakan bertajuk "Kill Trump" (Bunuh Trump) secara terbuka kepada publik internasional.
Ancaman Nyata: Harga Bensin Dunia di Ambang Lonjakan Gila-gilaan
Mengapa efek RUU ini sangat berbahaya bagi masyarakat dunia, termasuk Indonesia?
Jika RUU ini disahkan dan upaya pembunuhan benar-benar direspons oleh loyalis Iran, dipastikan akan terjadi perang terbuka.
Efek domino pertamanya adalah penutupan Selat Hormuz—jalur nadi utama pasokan minyak mentah dunia.
Jika jalur ini lumpuh, harga minyak dunia akan meroket, memicu kelangkaan bahan bakar (BBM), dan menyebabkan inflasi gila-gilaan di berbagai negara.
Hingga saat ini, komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus membujuk Teheran agar menarik draf berbahaya tersebut dan kembali ke meja diplomasi sebelum situasi terlambat.
Akankah Parlemen Iran benar-benar nekat mengetok palu undang-undang "pembunuh bayaran" internasional ini?
Semua mata kini tertuju pada hasil voting di Teheran. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










